Blogku "suka-suka" Aku !!

Bacaan shalawat asyghil hindarkan dari kejahatan orang dholim

Assalamu’alaikum wr.wb

Sholawat merupakan bacaan yang berisikan pujian terhadap nabi, dan makna daripada sholawat tersebut itu sangat tergantung pada siapa yang membacakannya, Jika datangnya dari Alloh S.W.T maka makna sholawat itu adalah rohmat, Namun jika datang dari para malaikat itu namanya istighfar dan jika datang dari seorang mukmin, maka sholawat itu mengandung doa yang secara hakikatnya itu kembali kepada orang yang membacakan sholawat tersebut.

Adapun dalilnya sebagai berikut:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya: “Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” Q.S Al-Ahzaab: 56

Maka pantaslah jika bersholawat itu sangatlah di anjurkan sekali bagi setiap umat muslim, karena didalamnya mengandung beberapa hikmah besar, diantaranya shalawat merupakan bentuk ketaatan kepada perintah Allah, Mendapatkan 10 kali shalawat dari Allah bagi yang bershalawat sekali untuk beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Diharapkan dikabulkannya do’a apabila didahului dengan shalawat tersebut.

Shalawat juga merupakan sebab mendapatkan syafa’at dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, jika ketika mengucapkan shalawat diiringi dengan permohonan kepada Allah agar memberikan wasilah (kedudukan yang tinggi) kepada beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam pada hari Kiamat, Shalawat merupakan sebab diampuninya dosa-dosa serta Shalawat merupakan sebab sehingga Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab orang yang mengucapkan shalawat dan salam kepadanya.

Sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَكْثِرُوا الصَّلاَةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةَ الْجُمُعَةِ، فَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

Artinya: “Perbanyaklah kalian membaca shalawat kepadaku pada hari dan malam Jum’at, barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali.”

Sholawat Asyghil

Sholawat ada banyak macamnya. Dari yang diajarkan Nabi sendiri hingga yang digubah oleh para ulama. Salah satunya adalah “Sholawat Asyghil“.

Terjemahnya:

Konon do’a tersebut dipanjatkan oleh Imam Ja’far ash-Shadiq (wafat 138 H), salah seorang tonggak keilmuan dan spiritualitas Islam di awal masa keemasan umat Islam. Beliau hidup di akhir masa Dinasti Umawiyyah dan awal era Abbasiyyah yang penuh intrik dan konflik politik.

Sholawat ‘Asyghil’ ini juga dikenal dengan sebutan Sholawat ‘Habib Ahmad bin Umar al-Hinduan Baalawy’ (wafat 1122 H). Dikarenakan sholawat ini tercantum di dalam kitab kumpulan sholawat beliau, ‘al-Kawakib al-Mudhi’ah Fi Dzikr al-Shalah Ala Khair al-Bariyyah’. Namun beliau hanya mencantumkan, bukan mengarang redaksinya.

Sholawat ini pertama kalinya dipopulerkan di Indonesia melalui pemancar radio milik Yayasan Pesantren As-Syafi’iyyah yang diasuh ulama besar Betawi, almarhum KH Abdullah Syafi’i (wafat 1406 H). Sholawat ini dibawakan dengan nagham (nada) yang sangat menyentuh hati, indah didengar dan terasa sejuk di hati pembaca dan pendengarnya.

semoga bermanfaat, jangan lupa likes & share ^_^

oleh: mas iyo (April 10, 2018 @16:58) kategori: islam

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *